Jawaban Apa yang dimaksud dengan Sifat Mekanis?

Photo of author

Jawaban Apa yang dimaksud dengan Sifat Mekanis? – Halo sobat bloggers, kali ini bloggers akan membahas mengenai Jawaban dari pertanyaan Apa yang dimaksud dengan Sifat Mekanis? dan Jelaskan sifat sifat mekanis bahan! Yuk kita simak pembahasannya!

Ada begitu banyak material di sekitar kita yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Tetapi sebelum memanfaatkannya, diperlukan pemahaman terhadap sifat-sifat mekanis material yang akan membantu menjelaskan respon suatu bahan terhadap deformasi yang terjadi dan beban yang bekerja.

Baca Juga: Jawaban Sebutkan Jenis kaca menurut posisi dan cara pemasangnya!

Jawaban Apa yang dimaksud dengan Sifat Mekanis?

Sifat mekanis dari suatu bahan adalah kemampuannya dalam menahan suatu beban, baik beban statis atau beban dinamis, pada keadaan suhu rendah dan tinggi. Beban statis adalah beban yang tetap, berat atau ringan dalam arah tertentu pada setiap saat. Termasuk beban statis adalah tarikan, tekanan, lengkungan, puntiran, geseran dan kombinasi diantara keduanya.

Sedangkan beban dinamis adalah beban yang arahnya berubah-ubah menurut waktu, diantaranya beban secara tiba-tiba atau mengejut, beban secara berubah-ubah, dan beban bergetar.

Dari kedua sifat tersebut, maka diusahakan agar bahan yang mempunyai sifat mekanis tertentu yang baik, tetapi juga mempunyai sifat lain yang kurang baik, maka diambil langkah untuk mengatasinya sehingga bahan tersebut dapat digunakan. Dengan mempelajari karakter sifat ini, dapat diketahui dampak benturan atau kejadian lain sebagai akibat dari kecelakaan kendaraan.

Baca Juga:  Jawaban Bacaan Pantan Terong Yang Instagramable

Baca Juga: Jawaban Bagaimana cara melakukan perawatan dan perbaikan kaca pada kendaraan?

Jawaban Jelaskan sifat sifat mekanis bahan!

Sifat sifat mekanis bahan:

1. Perubahan bentuk (deformasi)

a. Deformasi elastic

Jika suatu logam menerima gaya dari luar dan mengalami perubahan bentuk dalam batas tertentu, maka deformasi yang terjadi hanya bersifat sementara. Apabila gaya penyebab deformasi tersebut dihapuskan, maka logam akan kembali kebentuk semula. Hal ini terjadi apabila pembebanan yang diberikan masih berada di bawah batas kekenyalan logam tersebut.

b. Deformasi plastis

Jika deformasi logam terjadi di luar batas elastisitas, dan besarnya muatan tekanan yang diberikan melampaui batas kritis bahan, maka atom-atom logam akan berubah posisinya dan tidak mungkin kembali. Sifat plastis bahan merupakan salah satu sifat yang penting untuk membedakan bahan yang satu dengan lainnya.

Berdasar sifat plastis pulalah dapat dilaksanakan pengerjaan logam yang membentuk atau mengubah bentuk yang sudah ada. Sebagai contohnya adalah penempaan rangka mobil (chasis), pelengkungan bodi mobil, penggilasan besi profil serta penarikan kawat logam.

Baca Juga: Jawaban Sebutkan dan Jelaskan Keselamatan Kerja dan Prosedur Melaksanakan Pekerjaan Penggerindaan

c. Deformasi slip

Yaitu penggelinciran gugusan Kristal satu terhadap yang lainnya disepanjang bidang tertentu, yang selanjutnya dikenal dengan bidang slip.

d. Deformasi twinning

Adalah deformasi yang disebabkan oleh puntiran atau perputaran secara tiba-tiba dari suatu bagian Kristal. Perbedaan antara twinning dan slip hanya dapat dilihat dengan mikroskop, dan terjadinya biasanya disebabkan karena pembebanan yang tiba-tiba disertai dengan pengurangan temperature.

2. Pergeseran dan penguatan

Hal ini disebabkan oleh karena perubahan yang terjadi pada Kristal logam, seperti pada slip dan deformasi. Proses menjadi lebih kuat dan lebih keras inilah yang dikenal dengan istilah proses “work hardening”. Proses ini banyak dilaksanakan pada penguatan dan pengerasan logam-logam, misalnya pembuatan plat stainless steel, pelat alumunium dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Jawaban Aktivitasku halaman 81 Intisari Cerita Ali bin Abi Thalib PAI Kelas 4

Baca Juga: Deretan Smartphone dengan Fitur Fastcharging Terbaik

3. Kekerasan (hardness)

Salah satu sifat penting dalam logam adalah kekerasan. Kekerasan logam tidak bias diberikan dengan ukuran mutlak, tetapi Pengukuran kekerasan logam diantaranya dilakukan dengan pengujian brinnel, vikers, Rockwell, scleroscope, serta microhardness test.

4. Keregangan (ductility)

Yaitu sifat bahan yang menyebabkan bahan tersebut dapat ditarik menjadi kawat, sebab jika logam mendapat pembebanan yang besar, maka akan mempunyai sifat meregang.

5. Malleability (kemungkinan dapat ditempa)

Sifat ini memungkinkan suatu jenis logam dapat ditempa dan digilas menjadi pelat-pelat tipis, tanpa mengalami perpecahan.

6. Kelelahan (fatique)

Sifat ini adalah kemampuan bahan dalam menerima beberapa kali beban yang berganti-ganti dengan tekanan maksimal dikenakan pada setiap pembebanan. Beban-beban seperti ini biasanya terdapat pada bgian yang mengalami pembebanan timbal balik seperti pegaspegas, poros-poros dan sebagainya.

Baca Juga: Jawaban Bab 2 Teladan Mulia Asmaulhusna Pendidikan Agama Islam SD kelas 4

Kesimpulan

Demikianlah Jawaban Apa yang dimaksud dengan Sifat Mekanis? Sifat mekanik dapat diartikan sebagai respon atau perilaku material terhadap pembebanan yang diberikan, dapat berupa gaya, torsi atau gabungan keduanya. Dalam prakteknya pembebanan pada material terbagi dua yaitu beban statik dan beban dinamik. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar