Kunci Jawaban Lembar aktivitas 5 halaman 177 dan 178 IPS SMA Kelas 10 Kurikulum Merdeka

Daftar Isi

 Harga Masker Melejit!

Penyakit corona di Indonesia mulai terdeteksi pada awal Maret 2020. Sejak itu, virus corona menyebar ke seluruh penjuru Indonesia. Berbagai tindakan pencegahan dilakukan untuk mengurangi risiko penularan mulai dari penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun, penggunaan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, menjaga jarak, dan mengurangi aktivitas massal di ruang publik. Konsumsi masker yang meningkat drastis tentu berimbas pada meroketnya harga masker di pasaran. Berdasarkan data BPS per Februari 2020, permintaan masker melonjak 34 kali lipat jika dibandingkan dengan permintaan pada bulan Januari 2020.

Berdasarkan contoh kasus tersebut, jawablah pertanyaan berikut ini!

1. Temukan masalah permintaan dan penawaran terkait dengan masker?

Jawaban:

Di awal masa pandemi covid-19, permintaan masker melonjak tajam, karena tingginya kebutuhan akan masker. Sedangkan penawaran masker terbatas sehingga menimbulkan kelangkaan masker dan menyebabkan tingginya harga masker.

Seiring berjalannya waktu, saat ini telah banyak pihak yang menjual masker terutama yang berbahan kain dan masker bedah, sehingga harga masker berbahan kain dan masker bedah relatif terjangkau masyarakat.

Namun, masker berbahan khusus yang sesuai standar kesehatan (N95) masih terbatas karena keterbatasan bahan. Sedangkan permintaan masker N95 ini masih banyak sehingga terjadi kelangkaan masker yang menyebabkan harga masker N95 lebih mahal dari masker kain dan masker bedah.

2. Jelaskan mengapa terdapat masalah, baik dari perspektif permintaan maupun penawaran?

Jawaban:

Masalah pokok ekonomi adalah kelangkaan. Kelangkaan dicirikan dengan terbatasnya jumlah sumber daya jika dibandingkan dengan kebutuhannya. Dari segi permintaan, melonjaknya permintaan masker ditandai dengan permintaan yang naik 34 kali lipat. Di sisi lain, penawaran masker tidak dapat mengimbangi jumlah kenaikan permintaan sehingga timbulah kelangkaan.Hal tersebut menimbulkan kenaikan harga masker. Ketidakseimbangan antara jumlah permintaan dan penawaran itulah yang menyebabkan permasalahan.

3. Adakah faktor-faktor lain yang memengaruhi timbulnya masalah tersebut selain harga masker?

Jawaban:

Ada

Faktor yang mempengaruhi harga masker

Faktornya yaitu perkiraan harga masker di masa mendatang dan selera konsumen terhadap masker.

Penjelasan:

Permintaan suatu barang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: harga barang itu sendiri, harga barang lain (barang substitusi dan komplementer), pendapatan, selera, jumlah konsumen, perkiraan harga di masa mendatang.

Pemerintah menetapkan pandemi Covid-19 dan mewajibkan masker. Dengan adanya kewajiban ini maka produsen akan menaikkan harga masker karena mereka mengetahui bahwa kewajiban penggunaan masker akan berlangsung lama. Sementara itu, dengan adanya peningkatan harga masker ini di masa mendatang, konsumen pun melakukan pembelian secara besar-besaran karena khawatir ke depannya harga masker akan meningkat. Fenomena ini yang disebut panic buying.

Selain peningkatan harga di masa mendatang, faktor lain yang mempengaruhi permintaan masker adalah selera konsumen. Dengan adanya kewajiban penggunaan masker ini, lambat laun selera konsumen terhadap masker juga meningkat. Karena merasa nyaman dengan menggunakan masker, mereka pun mulai memakai masker sehingga selera mereka terhadap masker pun meningkat. Hal ini menyebabkan permintaan masker turut meningkat.

4. Berikan pendapat kalian sebagai solusi untuk mengatasi berbagai masalah di atas?

Jawaban:

Menurut pendapat saya, solusi untuk mengatasi kelangkaan masker di pasaran adalah:

Dengan meningkatkan produksi masker dan mengurangi jumlah ekspor. Jika produksi masker meningkat maka kelangkaan di pasaran bisa diatasi dan harga pun perlahan akan turun sebab permintaan tidak lebih besar dari ketersediaan barang.



Posting Komentar